TIDAAAAKKK !
Dunia memang terbebas dari ancaman anggota DE, tapi semuanya tidak akan damai seterusnya selama anggota DE masih berjalan sempurna...."Di keluarga weasley,, anak-anak the second generation menghabiskan natal mereka di keluarga weasley. Mereka sudah jenuh di Hogwarts tanpa orangtua. Apalagi Rose, meskipun dia dibilang cinta dengan scorpius dan cintanya itu cinta terlarang tapi rose benar-benar malas dengan scorp karena belakangan ini scorp terus menghindari rose, entah karena apa rose juga sebenarnya bingung dengan tingkah laku scorp belakangan ini. Masih di keluarga weasley, hugo sudah sehat sejak 2 hari yang lalu. perhatian Molly dan lucy merawat hugo hingga pulih berjalan lancar. Di ruang makan sudah ada keluarga besar Weasley yang berkumpul di tahun natal saat ini.
"Kau dilarang makan tomat ron!" kata Mrs. Weasley dengan tampak galak nya. Ron menaruh tomat itu lagi keatas meja, hermy melihat tampang ron yang masam itu agak tertawa terkikik..
"Kau tak meledek ku hermy?" kata ron melihat hermy, seketika hermy diam dan melanjutkan memotong ayam untuk rose dan hugo. Dari ujung sudah terlihat Albus, james dan Lily yang baru saja datang dari london..
"Kau menginap disini?" kata molly dengan polosnya. Albus hanya mengangguk dan tersenyum penuh dengan pipi mempesona merah. Setelah kejadian sekitar 1 minggu yang lalu albus kelihatan agak gugup ketika bertemu dengan molly. dan molly hanya menganggap itu "biasa-biasa" saja..
Kemarin setelah pertarungan sengit yang dilakukan oleh the second generation anggota DE masih berkeliaran. Saat rose hendak menaiki kereta hogwarts baju nya di tarik oleh seseorang yang berjubah hitam dan orang itu berkata bahwa ron tidak akan selamat lagi. Kejadian itu tidak mau diberitahu ke mom nya, hermy karena dia takut kekhawatiran mom nya akan melunjak dan semakin gelisah, di dalam hati rose dia berjanji akan menjaga ayah nya dengan penuh kasih sayang. anggota DE kemarin juga berkeliaran di London. Mereka menghancurkan toko-toko yang tak bersalah dan merampas uang bank. MEREKA SUNGGUH KEJAM!
"Dad,," kata rose dengan suara agak di kecilkan. rose lalu pergi ke kamar nya di tidak sanggup lagi untuk menahan sakit yang terlalu dalam itu.
"Rose kau kenapa?" kata molly dan lucy bersamaan. Molly dan lucy datang dengan albus juga mereka duduk disamping rose dengan gaya yang sudah gugup serta gelisah..
"anggota DE akan membunuh dad ku!" kata rose terbata-bata. tampang molly sekarang berubah pucat, albus dan lucy yang tak mengerti masih memasang muka setengah sadar. sudah ada bayangan-bayangan bagaimana pertarungan nya itu dengan DE lagi nantinya.
"ku harus memberitahu dad sekarang!" kata molly tapi hendak molly ingin pergi tangan nya ditarik oleh albus dan memberi isyarat untuk jangan pergi. Molly kembali duduk diposisi nya semula, dia memikirkan apa yang nantinya terjadi..
"Semuanya tidak akan terjadi selama kita dan dad mom menjaga uncle ron!" Semua yang ada diruangan itu mengangguk ria. mereka masih memandang langit yang tampak cerah itu dan nanti akan berubah menjadi langit yang penuh dengan warna hitam pekat.
><><><><><><
Malam yang sama masih di keluarga weasley. Semua berkumpul diruang tengah untuk menikmati perapian yang hangat, rose lucy dan molly duduk di dekat perapian. mereka memang terkenal anak yang suka JAIL, NAKAL, dan paling suka ISENG. tapi tampang polos lucy bisa dibuat acting. Lily duduk didekat dad nya dan bersandar di dekat kursi atas. Hugo, albus dan james sedang bermain catur sihir dengan ron. Suasana di ruangan itu masih biasa-biasa saja. tapi terlintas lagi dipikiran rose akan terjadi sesuatu dengan ayahnya tercinta itu. Yah dia akui dia memang sangat takut tapi hal ini tidak dapat dihindari karena dia masih terlalu keccil
"Molly, lucy, dad memanggil mu!" kata audrey dari kamar. Molly dan lucy lalu beranjak dan pergi kekamar ayah mereka. ayah mereka sedang bolak-balik kayak setrikaan yang jalan sendiri.
"Kau tau aku sepintar apa?"tanya percy dengan nada gagah nya. audrey duduk di kursi dekat meja belajar.
"Dad pintar melebihi burung hantu." jawab lucy dengan nada gugup nya itu. Molly sudah yakin dad akan tau kejadian siang tadi di kamar rose. Karena dia punya segala macam cara untuk mengawasi kami.
"Dad, aku sudah besar kau tak usah mewaspadai kami lagi!"bentak molly, audrey dan percy kaget dengan sikap anaknya itu. siapa coba yang tidak marah kalau terus di buntuti dari belakang.
"Duduk molly, dad mu belum selesai bicara!" bentak audrey membalas bentakan dari molly. Molly duduk dengan gaya tak acuhnya, inilah yang dibilang perbedaan antara lucy dan molly.
"dad akan mengajari kalian sihir besok!" kata percy melihat langit.
"Dad tau apa yang terjadi.." lanjutnya "kalian hanya harus mengikuti apa yang aku perintahkan, dan kau molly ayah tak pernah sekalipun akan ikut campur urusan mu kalau itu bukan urusan ayah!"
Molly dan lucy kembali ke perapian dan duduk bersama rose disana. dia masih memikirkan apa yang akan terjadi besok lusa dan seterusnya, hanya takdir yang akan menentukan semua itu.
><><><><><><
pagi yang indah semua tumbuhan masih tertutupi salju yang kian datang dan jatuh diatas permukaan bumi. pagi ini sangatsangat dingin dan tidak seorang pun yang tidak memakai mantel mereka masingmasing. duduk di bawah pohon memang tidak terlalu mengasyikan bagi rose, lucy, lily dan molly. mereka berdiri dan menunggu kehadiran percy dan audrey.
"aww,, aku tak pernah suka kan ini!" kata rose setelah di jatuhi rerintik salju yang lain nya masih tertawa keras tak ada hentinya.
"Hey hey.. ayo kita mulai!" kata audrey sambil menyerahkan tongkat-tongkat mereka.
"dad bukan nya tidak boleh memakai sihir diluar sekolah?" tanya molly melihat ayah nya itu.
"aku sudah izin ke kepala mentri soal ini. dan dia tentu saja memberiku izin!" kata percy kermudian. Yah molly tau kalau ayah nya memang bekerja di kementrian sihir sejak Mr. Weasley pensiun, dan apapun keinginan percy selalu dipatuhi oleh kepala kementrian sihir.
Semua kata-kata sihir sudah di berikan ke anak-anak second generation nya itu. lalu dengan sigap mereka belajar sendiri dengan tongkat nya...
"DUnia masih berputar De terus mewaspadai ron dari bola milik Voldemort"
Bellatrix terus berputar-putar tak karuan memikirkan cara apa yang harus dilakukan nya itu. Lavender menata rambutnya supaya terlihat rapi dan membuat ron terpesona. Peter masih mengamati gerak-gerik weasley dengan bola nya itu.
"Sorry baru datang!" kata draco dari depan pintu. Draco dan astoria baru saja menaiki firebolt, diikuti oleh scorp dari belakang. Mereka duduk seperti hal nya tuan rumah, scorp agak gugup melihat bellatrix karena dia juga ikut misi dalam pertarungan membalik waktu itu. Scorp mengambil segelas teh hangat di sudut pintu untuk memecahkan ketegangan nya.
"DRACO!" kata peter menunjuk ke arah scorp "dia itu bersekongkol dengan keluarga the weasley!" lanjut peter. Teh yang di pegang scorp jatuh mengenai lantai. draco lalu mendekati anak nya tersayang itu, astoria sudah siap-siap melontarkan 1 mantra untuk anak nya yang telah menjadi penghianat itu!
"KAU! KAU LICIK SCORP!" kata draco meneriaki scorpius dari belakang. Scorp membalikkan badan, saat ini dia tidak memegang tongkat nya. scorp bodoh! kata batin nya.
"kenapa kau menjadi PENGHIANAT?" tanya astoria dari depan draco malfoy.
"aku-- aku mencintai rose mom!" balas scorp dengan nada agak tegang. Muka draco lalu putih pucat dan tidak bisa berkata apa-apa, semua orang yang ada disana hanya terpaku terdiam saat air mata scorp jatuh dari matanya.'
"CRUCIO!" kata astoria scorp jatuh lalu meringis kesakitan. baru kali ini mom nya bersikap keterlaluan padahal dirumah mereka sellau menyanyangi. scorp masih merintis kesakitan, bellatrix hanya tersenyum melihat scorp merintis seperti itu. Draco lalu membuang tongkat astoria untuk menghentikan mantra penyiksa itu.
"MOM, kau tak tau ini cinta! kau seharusnya mengerti, ini karma buat semuanya!" kata scorp dengan suara terbata-bata. Scorp lalui menaiki firebolt nya dan menghilang disela-sela awan. Kalimat scorp masih terngiang ngiang di telingan draco, draco dan astoria duduk menghela nafas panjang atas kesalahan mereka selama ini.
><><><><><><><
"Dad,,," kata molly setengah berteriak dari belakang, percy lalu memeluk kedua anak nya itu. Hermy dan audrey juga datang dari belakang. Mereka akan mengunjungi percy dan ron di kementrian sihir.
"apa yang membuat kalian kesini?" tanya percy ke anak nya. audrey hanya tersenyum dari belakang dan mengangguk riang.
"aku dan lucy merindukan mu dad.." kata molly membalas pelukan percy.
"ayoo kita ke ruangan dad, disana banyak sekali minuman dan makanan." molly dan lucy lalu setengah berlari keruang yang dimaksud oleh percy. Percy dan audrey hanya mengikuti dari belakang.
"Kau merindukan ku hermy?" kata ron dengan nada gembira nya. Hermione hanya mengangguk setuju sambil memegang tangan ron.
"aku kesini karena ada perasaan buruk menimpaku tadi pagi ron." muka hermy lalu berubah menjadi sedih, ron juga mengalami perasaan yang sama seperti yang di alami hermy. Ron hanya bungkam dan pergi menuju ruangan nya.
ruangan ron dan percy hanya berbeda sedikit, karena percy sudah diangkat menjadi kepercayaan kepala kementrian sihir maka dari itu percy mendapat ruangan melebihi hotel. Tidak jauh beda dengan ruangan ron saat itu.
terlintas lagi pikiran buruk yang akan menimpa keluarga weasley di rumah, perasaan itu semakin keras dan membuat molly tersendak dengan minuman yang sedang diminum nya.
"kau harus berhati-hati molly." kata percy di kursi, audrey dan percy masih berdua-duaan seperti 20 tahun lebih muda dari sebelumnya. Molly hanya mengangguk, lucy yang tampak sama seperti molly hanya [ergi ke jendela dan melihat segumpalan awan hitam menuju rumah weasley. apa itu bertanda buruk?
><><><><><><
"lepaskan aku bella!" kata rose dari seberang. kaki tangan rose diikat menggunakan sihir dan alhasil dia tidak bisa bergerak. Semuanya seperti itu kecuali harry yang masih kebal dengan serangan bellatrix. Harry masih bertahan dan berusaha melepaskan sihir yang ada di badan org yang lain.
"CRUCIO!" satu lemparan kutukan mengenai albus anak harry. karena harry sudah geram dia lalu menbeakkan satu mantra.
"CRUCIO!" kata harry mengenai bella. bella meringis kesakitan, saat harry hendak melepaskan kekuatan sihir untuk albus dan yang lainnya. harry di kenai mantra pengingkat dan semua pun teringakt oleh mantra.
"draco?" kata ginny dengan nada kesakitan nya,
"maafkan aku semuanya.." kemudian anggota DE pergi menuju tempat dimana ron berada,,
><><><><><><><><
"Mom, sebaiknya kita pulang!" kata molly selanjutnya. perasaan tidak enak itu tak kunjung dtaang menghampiri audrey dan percy. mereka mengikuti pperkataan molly dan pergi dari kementrian sihir. Mereka terus menelusuri lorong ke lorong untuk cepat mencapai ke tempat nya itu.
Tiba-tiba datang segerombolan anggota DE mengepung percy, audrey, molly lucy hermy dan tentu saja ron. Tangan hermy ditarik oleh lavender dan di bawa kebelakang, hermy meringis kesakitan. Percy audrey molly dan lucy dikepung oleh draco dan astoria. di tengah sudah ada ron dan Bellatrix berhadapan, ron sudah mengambil tongkat nya dari saku belakang.
"Hey mudblood apa kabar?" tanya bellatrix ke arah hermione dengan mengacungkan tongkat nya kearah hermione. Molly dan lucy siap mengambil tongkat nya lalu mengenai ke bellatrix.
"JANGAN SAKITI HERMY!" kata ron setengah berteriak, Draco hanya tertawa sinis melihat keparat satu itu ada di hadapan nya saat itu.
"Oh kau menyanyangi nya?" tanya bellatrix lagi kearah ron sambil menunjuk hermy.
"sudah bella aku tak sanggup menahan semua ini." kata lavender berteriak kearah bellatrix, suara yang cukup kencang itu membuat kuping bellatrix sedikit tidak karuan.
"Oh oke .." tongkat bellatrix sudah ada di depan ron.
"Maafkan aku uncle aunty. EXPELLIARMUS!" draco terhempas ke arah tumpukan sampah di utara mantra itu juga kena ke astoria dan dia pun terhempas bagaikan burung yang tak punya sayap.
"Kau belagak menjadi pahlawan?" molly hanya berdiri lalu mengambil tongkat nya yang tadinya jatuh, lucy berada dibelakang molly untuk berjaga-jaga.
"Jangan sakiti uncle atau kau yang akan kusakiti!" kata molly kencang, bellatrix mendekati molly. Tidak ada satupun perasaan takut yang ada di hati molly, yang ada saat ini hanya bagaimana cara menyelamatkan ron dari DE !
"kau berlagak sok jadi PAHLAWAN!?" molly tak mengangguk, tapi lucy yang mengangguk. Bellatrix mundur 3 langkah kebelakang bukan karena takut karena ingin membuat molly merintis kesakitan.
"CRUCIO!" satu kutukan terhempas ke badan molly, molly menggeliuat kesakitan..
"argghhh!" kata molly merintis.. "kau tidak apa-apa mol?" kata lucy panik,
"HENTIKAN!" kata hermione, kutukan itu di lepas lalu percy dan audrey menyelematkan molly.
"CRUCIO!" kata molly mengenai punggung bella. bella lalu jatuh merintis kesakitan, ron memberi tanda bagus untuk keponakan nya itu. Bellatrix lalu bangun dari kerintisan nya tadi itu. lalu balik menghadap kearah molly.
"EXPELLIARMUS, EXPELLIARMUS, EXPELLIARMUS.." mantra itu mengenai tubuh percy audrey dan lucy berturut turut, mereka terhempas ke arah selatan.
"KAU!" kata molly geram. dia sudah menyiapkan seluruh tenaga nya untuk yang satu ini. awan yang tadinya cerah sekarang berubah menjadi gelap gulita. tanda ini sudah terjadi sebelumnya ketika mOlly marah kepada ayah nya karena tidak dibelikan firebolt. Tandatanda ini mendatangkan Harry, dan hugo. Mereka berdiri di belakang molly.
"Kau tidak boleh menyakiti mereka!" kata hugo melihat dad nya yang tetap bungkam.
"CRUCIO!" kata hugo ke arah bellatrix tapi di tangkis oleh bella. Dan kutukan itu berbalik ke hugo. Hugo meringis kesakitan lalu hugo pingsan begitu saja.
"PETRIFICUS TOTALUS" seketika harry beku menjadi batu dan hanya bisa disembuhkan jika bellarix pergi dari tempat ini.
"aku sudah muak." kata lave berteriak lagi.
"siap-siap mengucapkan selamat tinggal kepada memori kau ron.." kata Bellatrix, ron tetap bungkam dengan kejadian yang sepenuhnya sangat tragis ini.
"KAU AKAN MENGINGAT LAVE SEBAGAI ISTRI MU DAN KAU TAK MENGINGAT KELUARGA THE WEASLEY MU ITU." kata bellatrix, hermione tidak bisa bicara tubuhnya dipegang erat oleh lave,
"OBLIVIATE" Sinar dari ujung tongkat lalu muncul seketika. Ron terhempas jatuh lalu dia terbangun. Molly hanya gugup tak percaya.
"Kau ingat aku siapa ronald?" kata lave dari depan ron berniat membantu ron untuk berdiri sekuat-kuat nya.
"Hey sayang. siapa dia?" kata ron menunjuk ke arah hermione. bagaikan belati tertusuk ke jantung ron. mantra itu benar-benar menghapus ingatan ron.
"Dasar MUDBLOOD! jangan sentuh aku." kata ron membentak ketika hermione memgang tangan ron berniat untuk mengingatkan pikiran nya kembali. Ron lalu menaiki firebolt dan pergi jauh.
Percy, audrey lucy dan molly bergabung dengan hermione. seketika air mata molly bercucuran.
"Maafkan aku aunty, aku tak bisa menyelamtkan uncle ron.." kata molly merintis. audrey lalu memeluk anak nya tersayang itu.
saat tiba dirumah Rose dan hugo lalu menangis histeris dan hanya bisa meratapi ayah nya sudah diambil orang lain. suasana iitu meliputi semua yang ada dikeluarga weasley,
"Maafkan aku hermy." kata harry yang memainkan tongkat nya di bawah kaki nya itu.
"Kau tak perlu minta maaf harry." kata hermy kemudian. Ginny lalu memeluk anak nya lily, albus dan James yang masih gugup itu. Lucy memeluk audrey, ibunya tersayang itu. Molly hanya bisa manatapi apa yang akan terjadi selanjutnya diluar sana. semoga dia dan anak-anak the second generation bisa menyelamtkan Ron Weasley...
-the end-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar